http://jurnal-terapisgigimulut.com/index.php/kepgibjm/issue/feed JURNAL TERAPIS GIGI DAN MULUT 2021-04-22T15:31:26+07:00 Rasuna Ulfah, S.Si.T, M.Kes rasunaulfah82@gmail.com Open Journal Systems <p>JURNAL TERAPIS GIGI DAN MULUT :</p> <p>Fokus materi jurnal adalah tentang promotif, preventif dan kuratif dalam bidang kesehatan Gigi. Ruang lingkup materi adalah kesehatan gigi anak, kesehatan gigi masyarakat, pencegahan penyakit gigi dan mulut,promosi kesehatan gigi, teknologi informasi dalam bidang kesehatan gigi, penyakit gigi dan mulut, manajemen kesehatan gigi dan mulut, asuhan keperawatan gigi dan mulut.</p> http://jurnal-terapisgigimulut.com/index.php/kepgibjm/article/view/21 PENGARUH PENYULUHAN KESEHATAN GIGI DENGAN MEDIA VIDEO MOTION GRAPHIC TERHADAP PENGETAHUAN TENTANG KARIES GIGI PADA MURID KELAS IV A DAN IV B DI SDN INDRASARI 1 MARTAPURA 2021-04-22T14:07:41+07:00 mdicky Setiawan mdicky95@gmail.com ida rahmawati idarahmawati76@gmail.com Rasuna Ulfah rasunaulfah82@gmail.com <p>Upaya meningkatkan pengetahuan tentang pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut dapat dilakukan dengan metode video animasi. Metode pendidikan dengan video animasi merupakan salah satu bentuk media audiovisual yang dikenal sebagai metode pendidikan kesehatan gigi yang menarik.</p> <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penyuluhan kesehatan gigi dengan media video motion graphic terhadap pengetahuan tentang karies gigi pada murid kelas IV A dan IV B di SDN Indrasari 1 Martapura dengan rancangan pretest-posttest. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan Uji Paired Sample t-Test dengan tingkat kepercayaan 0,05. Sampel penelitian menggunakan purposive sampling. Jumlah sampel yang akan diteliti adalah 66 orang.</p> <p>Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada peningkatan pengetahuan tentang karies gigi yaitu sebelum penyuluhan didapatkan nilai rata-rata (mean) sebesar 7,30 dan setelah penyuluhan meningkat menjadi 10,21. Uji Paired Sample t-Test didapatkan angka p = 0,000 dengan α = 0,05 sehingga p &lt; α yang berarti Ho ditolak dan Ha diterima.</p> <p>Dapat disimpulkan adanya pengaruh penyuluhan kesehatan gigi dengan media video motion graphic terhadap pengetahuan tentang karies gigi murid kelas IV A dan IV B di SDN Indrasari 1 Martapura. Diharapkan penggunaan media video motion graphic dalam bidang kesehatan gigi dapat diterapkan ke dalam praktik keperawatan sebagai salah satu usaha promotif dan preventif dibidang keperawatan komunitas khususnya kesehatan gigi dan mulut.</p> <p><strong>&nbsp;</strong></p> 2021-04-22T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2021 JURNAL TERAPIS GIGI DAN MULUT http://jurnal-terapisgigimulut.com/index.php/kepgibjm/article/view/22 PENGARUH BERKUMUR AIR REBUSAN DAUN SALAM (Syzygium polyanthum) TERHADAP POTENTIAL OF HYDROGEN (pH) SALIVA PADA SISWA SMP NEGERI 3 MATARAMAN 2021-04-22T14:15:55+07:00 Reza dwi Kurnia rezadwikurnia6@gmail.com Metty Amperawati metty70@gmail.com Waljuni Astu Rahman waljuni71@yahoo.com <p>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Upaya menurunkan angka kesakitan gigi dan mulut di Indonesia pertimbangan resiko dan dampak kesehatan gigi dan mulut menjadi perhatian pemerintah sehingga dibuat peta jalan (roadmap) pelayanan kesehatan gigi dan mulut jangka panjang (2015-2030). Daun salam dapat digunakan sebagai bahan campuran dalam pembuatan pasta gigi, sehingga daun salam juga dapat berpotensi sebagai bahan baku untuk pembuatan obat kumur. Kandungan daun salam dapat membunuh bakteri Streptococcus mutans yang berada dalam rongga mulut. Bakteri Streptococcus mutans pada rongga pada khususnya didalam saliva sangat mengganggu kebersihan mulut dan dapat menimbulkan karies serta karang gigi..</p> <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh berkumur air rebusan daun salam terhadap potential of Hydrogen (pH) saliva pada siswa SMP Negeri 3 Mataraman. Penelitian ini bersifat eksperimen semu dengan rancangan one group pretest post-test, dengan sampel penelitian siswa SMP Negeri 3 Mataraman yang berjumlah 40 orang dengan menggunakan purposive sampling. Uji statistik dengan Paired T-Test.</p> <p>Hasil penelitian ini menunjukkan rata-rata pH saliva sebelum berkumur air rebusan daun salam adalah 5,88 sedangkan rata-rata pH saliva sesudah berkumur air rebusan daun salam adalah 6,85. Berdasarkan hasil uji statistik p=0,000 &lt; α=0,05.</p> <p>Kesimpulannya ada pengaruh berkumur air rebusan daun salam terhadap potential of Hydrogen (pH) saliva pada siswa SMP Negeri 3 Mataraman. Disarankan untuk menggunakan air rebusan daun salam untuk dikumurkan atau dikonsumsi karena daun salam baik untuk kesehatan gigi dan mulut serta organ pencernaan.</p> 2021-04-22T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2021 JURNAL TERAPIS GIGI DAN MULUT http://jurnal-terapisgigimulut.com/index.php/kepgibjm/article/view/23 PERBEDAAN MENYIKAT GIGI METODE FONE’S DAN METODE BASS TERHADAP SKOR DEBRIS PADA MURID KELAS III DAN IV SEKOLAH DASAR NEGERI GAMBUT 11 2021-04-22T14:33:17+07:00 Rusmila Wati rusmilawati98@yahoo.com Fahmi Said fahmialai24@gmail.com Emilda Sari emildasari81@yahoo.com <p>Hasil studi pendahuluan yang dilakukan penulis dari 10 orang murid kelas III dan IV yang diperiksa kebersihan gigi dan mulutnya menyatakan kebersihan gigi dan mulut 10 orang murid SDN Gambut 11 sebesar 3,067 yang dikategorikan buruk. Kesehatan gigi dan mulut erat kaitannya dengan kebersihan gigi dan mulut. Debris merupakan bagian yang menetukan kebersihan gigi seseorang.</p> <p>Menyikat gigi merupakan salah satu bentuk pencegahan untuk menjaga kebersihan gigi dan mulut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan menyikat gigi metode <em>fone’s </em>&nbsp;dan metode <em>bass </em>terhadap skor debris pada murid kelas III dan IV SDN Gambut 11. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian <em>One Group Pretest Posttest. </em>Sampel penelitian berjumlah 56 murid, dengan teknik pengambilan sampel <em>total sampling </em>dengan uji statistik menggunakan uji <em>Independent Sample t-Test.</em></p> <p>Berdasarkan hasil penelitian ini didapatkan rerata skor debris sebelum menyikat gigi metode<em> fone’s </em>2,06 dan sesudah menyikat gigi 0,16 sedangkan rerata skor debris sebelum menyikat gigi metode <em>bass</em> 1,80 dan sesudah menyikat gigi 0,32. Setelah dilakukan perhitungan menggunakan uji <em>Independent Sample t-Test</em> didapatkan hasil yang signifikan ρ= 0,004 sehingga lebih kecil dari pada α= 0,05.</p> <p>Kesimpulan dari penelitian ada perbedaan menyikat gigi metode <em>fone’s </em>dan metode <em>bass</em> terhadap skor debris pada murid kelas III dan IV SDN Gambut 11. Saran dari penelitian ini diperlukan kerjasama dari pihak sekolah dengan petugas kesehatan seperti peningkatan pemeriksaan kesehatan gigi dan mulut dan bekerjasama dengan orang tua murid untuk melakukan pengawasan dirumah terhadap kesehatan gigi dan mulut anak.</p> 2021-04-22T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2021 JURNAL TERAPIS GIGI DAN MULUT http://jurnal-terapisgigimulut.com/index.php/kepgibjm/article/view/24 PERBEDAAN SEBELUM DAN SESUDAH BERKUMUR LARUTAN BAKING SODA TERHADAP pH SALIVA PADA IBU HAMIL DI DESA MANDIANGIN BARAT KECAMATAN KARANG INTAN KABUPATEN BANJAR 2021-04-22T14:44:01+07:00 Ailida Ailida Ailida120@gmail.com Siti Salamah sitisalamah76@gmail.com Sri Nuryati srinuryati240@gmail.com <p>Kesehatan gigi dan mulut merupakan bagian dari kesehatan secara menyeluruh pada ibu hamil, karenanya&nbsp; pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut yang baik dan benar sangat mendukung terwujudnya kesehatan gigi dan mulut termasuk kesehatan ibu hamil pada umumnya. Keadaan&nbsp; rongga mulut ibu hamil dapat mempengaruhi kondisi bayi yang dikandungnya, baking soda memiliki sifat alkali yang dapat menetralkan pH rongga mulut sehingga dapat &nbsp;menghambat &nbsp;proses&nbsp; metabolisme &nbsp;bakteri &nbsp;yang &nbsp;menghasilkan asam.</p> <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan sebelum dan sesudah berkumur&nbsp; larutan baking soda terhadap pH saliva pada ibu hamil di Desa Mandiangin Barat Kecamatan Karang Intan Kabupaten Banjar. Penelitian ini merupakan jenis penelitian analitik dengan rancangan eksperimen semu one grup pretest-postest. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini adalah accidental sampling dengan jumlah sampel sebanyak 19 ibu hamil.</p> <p>Hasil penelitian ini menujukkan bahwa rata-rata pH saliva ibu hamil sebelum berkumur larutan baking soda adalah 5,8, sedangkan rata-rata pH saliva sesudah berkumur adalah 6,8. Bedasarkan hasil analisis statistik dengan uji paired t-test menghasilkan p = 0,000 lebih kecil dari α = 0,005 atau (p = 0,000 &lt; α = 0,005), dengan kata lain H0 ditolak dan Ha diterima.</p> <p>Kesimpulannya ada perbedaan sebelum dan sesudah berkumur larutan baking soda terhadap pH saliva pada ibu hamil di Desa Mandiangin Barat Kecamatan Karang Intan Kabupaten Banjar, dan disarankan untuk ibu hamil agar memanfaatkan larutan baking soda sebagai salah satu alternatif untuk menjaga keseimbangan pH saliva.</p> 2021-04-22T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2021 JURNAL TERAPIS GIGI DAN MULUT http://jurnal-terapisgigimulut.com/index.php/kepgibjm/article/view/25 PERBEDAAN MENGUNYAH BUAH JAMBU BIJI (PSIDIUM GUAJAVA) DENGAN BENGKUANG (PACHYRHIZUS EROSUS) TERHADAP PLAK SKOR PADA SISWA MTs HIDAYATULLAH TAMAN HUDAYA MARTAPURA 2021-04-22T14:51:58+07:00 Jamidah Jamidah tamrinjamidah@gmail.com Danan Danan Dananbanjar456@gmail.com Anderi Fansurna anderi82@gmail.com <p>Data dari Riset Kesehatan Dasar tahun 2013, Kalimantan Selatan mempunyai angka proporsi penduduk dengan masalah gigi dan mulut sebanyak 36,1%. Masalah gigi dan mulut terutama karies yang terjadi pada populasi dunia adalah plak sebesar 75-90%. Plak yang tidak dibersihkan secara teratur akan menyebabkan karies dan penyakit periodontal. Kontrol plak adalah salah satu cara untuk menghilangkan plak dan mencegah akumulasinya. Kontrol plak secara mekanis dapat dilakukan dengan mengunyah makanan berserat salah satunya yaitu mengunyah buah jambu biji dengan bengkuang.</p> <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan mengunyah buah jambu biji (Psidium guajava) dengan bengkuang (Pachyrhizus erosus) terhadap plak skor pada siswa MTs Hidayatullah Taman Hudaya Martapura. Jenis penelitian ini merupakan penelitian eksperimen, rancangan penelitian eksperimen semu (quasi experimental) dengan one group pretest posttest dan pengambilan sampel dengan cara total sampling dengan jumlah sampel 82 orang.</p> <p>Hasil penelitian ini menunjukkan mengunyah buah jambu biji mempunyai rata-rata penurunan plak skor sebesar 1,322 dan mengunyah bengkuang mempunyai rata-rata penurunan plak skor sebesar 1,680. Uji Independent T-test menunjukkan&nbsp; nilai p = 0,001 dengan nilai α = 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa p &lt; α. Kesimpulan penelitian ini ada perbedaan mengunyah buah jambu biji (Psidium guajava) dengan bengkuang (Pachyrhizus erosus) terhadap plak skor.</p> 2021-04-22T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2021 JURNAL TERAPIS GIGI DAN MULUT http://jurnal-terapisgigimulut.com/index.php/kepgibjm/article/view/26 LITERATUR REVIEW : PENGARUH MENGKONSUMSI KARBOHIDRAT SEDERHANA (BISKUIT KELAPA) DAN KARBOHIDRAT KOMPLEKS (PISANG AYAM) TERHADAP pH SALIVA 2021-04-22T15:00:43+07:00 Rudy Dwi Firdiansyah rudydwif21@gmail.com Siti Sabatul Habibah sabatul456@gmail.com Naning Kisworo Utami kunaning24@gmail.com <p>Pelayanan kesehatan gigi dan mulut dilakukan untuk memelihara dan meningkatkan derajat masyarakat dalam bentuk peningkatan kesehatan gigi. Menurut penelitian dunia, bahwa anak-anak sekolah diseluruh dunia pernah menderita karies gigi. Karbohidrat dalam makanan dapat dikelompokkan menjadi dua, yaitu karbohidrat sederhana dan kompleks. Setelah makan, khususnya makanan karbohidrat akan mengalami fermentasi terhadap glukosa makanan. Hasilnya berupa senyawa bersifat asam.</p> <p>Jenis penelitian yang digunakan adalah deskiptif. Rancangan penelitian ini adalah studi literatur. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dokumentasi, yaitu mencari data mengenai hal-hal atau variabel yang berupa skripsi dan jurnal yang terkait dengan pH saliva, karbohidrat sederhana (biskuit kelapa) dan karbohidrat kompleks (pisang ayam).</p> <p>Kesimpulan dari beberapa penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh mengkonsumsi karbohidrat sederhana (biskuit kelapa) dan karbohidrat kompleks (pisang ayam) terhadap pH saliva. Diharapkan setelah makan makanan yang mengandung karbohidrat sebaiknya menyikat gigi setelah 30 menit sesudah makan.</p> 2021-04-22T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2021 JURNAL TERAPIS GIGI DAN MULUT